Mebel Ukiran Jati Jepara Dicari Orang Berduit

Mebel ukiran jati jepara adalah jenis barang mebel yang memang di ukir dengan motif khas ukiran jepara. Di jepara sendiri ada banyak perajin mebel jepara yang memang khusus membuat mebel dengan variasi ukiran khas jepara, biasanya ukiran yang di ukir oleh seniman ukir jepara memiliki ciri khas tersendiri jika di bandingkan dengan ukiran dari daerah lain. Mebel ukiran jati jepara banyak di dominasi dengan motif motif daun atau bunga bunga. Jepara juga sangat terkenal dengan seni ukir relief atau patung patung, bahkan ada daerah yang khusus menjadi sentra ukir, seperti halnya sentra patung dan sejenisnya ada di desa mulyoharjo, sementara untuk ukiran relief pembeli bisa mendapatkannya di desa senenan.

mebel ukiran jati jepara
Mebel Ukiran Jati Jepara

Mebel ukiran jati jepara sudah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu, maka tidak berlebihan jika jepara juga di kenal sebagai kota ukir. Mebel ukiran jati jepara terus mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan jaman tentunya. Bahkan untuk desain dan motif ukiran juga mengalami banyak perubahan, sementara untuk saat ini ukiran yang sedang trend adalah jenis ukiran minimalis, sesuai dengan namanya, ukiran minimalis juga memiliki corak yang minimalis atau sederhana. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan untuk perajin mebel jepara karena ongkos yang harus di keluarkan untuk membayar tukang ukirnya juga lebih murah.

Mebel ukiran jati jepara memiliki pengemar tersendiri, biasanya para penggemar mebel ukiran jati jepara model klasik adalah rata rata orang mapan, seperti pejabat, pengusaha dan sejenisnya. Maklum saja untuk harga sebuah relief dengan ukuran 2m x 1m harganya sudah mencapai puluhan juta bahkan sampai ratusan juta tergantung tingkat kerumitannya. Tidak sembarang perajin mebel jepara yang sanggup memproduksi sebuah relief, karena tingkat kesulitannya yang tinggi dan juga barang yang dihasilkan tidak gampang menjualnya sehingga hanya perajin ukiran tertentu di jepara yang khusus menekuni pembuatan relief ini. Rata rata perajin relief ini memang sudah memiliki pasar tersendiri sehingga mereka tinggal focus untuk produksi saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *