Pentingnya Peranan Executive Search Firm dalam Mencari Pekerja Level Atas

Jajaran eksekutif dalam sebuah perusahaan adalah mereka yang menempati posisi atas atau biasa disebut top level management people. Mereka yang menempati posisi tertinggi biasa disebut dengan istilah C-level atau bagian dari C-suite. Huruf C berasal dari huruf pertama dari 3 huruf inisial posisi eksekutif seperti CTO, CFO, CEO, dan COO. Posisi top tersebut adalah posisi-posisi penting dalam perusahaan. Mereka yang mengisi posisi penting tersebut harus mampu mengeluarkan ide-ide untuk suatu produk atau layanan. Intinya, mereka inilah yang memutuskan keputusan-keputusan penting dalam perusahaan.

Jajaran eksekutif memiliki peran dan tanggung jawab yang sangat besar, itu makanya penting bagi perusahaan menempatkan orang yang super tepat. Nah, untuk mempermudah perusahaan mencari the right man for the job, biasanya perusahaan menggunakan jasa konsultan. Jasa konsultan ini biasa dikenal dengan sebutan executive search firm. Termasuk di dalamnya, proses konsultasi dalam rangka mencari dan menempatkan profesional senior pada posisi eksekutif dalam suatu perusahaan.

Proses pencarian untuk posisi teratas biasanya dilakukan pada saat dokumen resign akan dikeluarkan atau sewaktu seseorang akan dipecat. Hal ini dilakukan supaya tidak terjadi penundaan pekerjaan dari orang sebelumnya. Lagian, sewaktu terburu-buru mencari orang, biasanya perusahaan lupa atau miss beberapa faktor penting yang bisa menunjang keberhasilan perusahaan.

Besarnya gaji yang ditawarkan untuk posisi-posisi penting seperti ini, menjadikan ajang pencarian pekerja papan atas ini menjadi sangat menggiurkan. Hal inilah yang memicu executive search firm tumbuh dan berkembang di Indonesia. Perusahaan headhunter memiliki 3 fungsi yakni pengembangan bisnis, rekrutmen, dan riset. Identifikasi kandidat potensial yang dibutuhkan berdasarkan laporan tertulis atau verbal mengenai pekerjaan atau posisi yang diinginkan melalui kerjasama dengan klien / perusahaan.

Perusahaan rekrutmen nantinya akan mendapatkan fee dari perusahaan yang menggunakannya tapi bukan dari perorangan yang dipekerjakan nantinya.

Kemudahan yang ditawarkan para headhunter inilah yang menyebabkan perusahaan menggunakan jasa mereka. Mereka akan mencari, menganalisa, melakukan proses interview dan nantinya akan dipresentasikan ke klien (perusahaan) untuk menempati posisi yang kosong. Perusahaan tidak perlu pusing-pusing mencari sendiri orang yang kompeten untuk posisi yang ditinggalkan eksekutif sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *