Hal Krusial yang Wajib Kamu Tahu Setelah Lolos Tes CPNS

Beberapa hari belakangan ini, mungkin salah satu dari kamu sedang gundah gulana menanti pengumuman CPNS. Mungkin juga ada yang sedang tersedu-sedan karena gagal memenuhi permintaan orangtua untuk menjadi PNS. Sakitnya mungkin melebihi lagu Cita Citata, walaupun orangtua sudah memberikan pukpuk sambil bilang, “tahun depan coba lagi, nak!”.

Ada pula yang tengah riang senang karna sudah di terima jadi CPNS. Pastinya kesuksesan itu buat Mamak di kampung bangga sampai menuliskannya dalam status BBM-nya, yang lalu dibarengi dengan pertanyaan tetangga : “Kok dapat masuk? Bayar berapakah tuch? ”

Ya, sebagian lembaga telah menginformasikan hasil tes penerimaan CPNS 2014. Tidak lama sekali lagi kantor-kantor pemerintah juga akan memperoleh nafas-nafas baru. Sebagian dari mereka yaitu beberapa orang yang menista PNS, tetapi juga bersusah payah turut tes CPNS. Beberapa sekali lagi yaitu anak-anak penurut yang telah mapan di swasta, tetapi sangat terpaksa turut tes CPNS karna tekanan orang-tua, serta — sayangnya — di terima.

Untuk yang di terima pasti pantas berbangga hati, karna peluang ini yaitu penerimaan CPNS terakbar kali paling akhir dalam lima th. ke depan, mengingat ada kebijakan moratorium CPNS. Nah, tersebut juga akan saya paparkan banyak hal yang butuh untuk di ketahui serta dipikirkan oleh beberapa peserta yang namanya sudah terdaftar dalam pengumuman. Buat yang masih tetap menunggu, artikel ini dapat juga jadikan jadi pertimbanganmu kelak.

1. Sesudah lolos CPNS, statusmu seperti tengah di-PHP. Anda mesti sabar karna sistem pembuatan Nomor Induk Pegawai itu memerlukan saat sampai satu purnama di Bekasi!

Seperti yang telah saya katakan, dari kelompok yang di terima ini kebetulan ada beberapa pekerja swasta yang oleh bermacam sebab pada akhirnya tercebur ke lembah tes CPNS serta di terima. Jika nama anda telah terpajang di sana, jangan sampai bergembira terlebih dulu. Setelah berkas-berkas, mulai ijazah SD hingga sarjana serta semua segi yang lain masuk (pemberkasan), ada sistem tunggulah sampai Nomor Induk Pegawai (NIP) keluar.

Saatnya? Dapat 1 minggu, dapat 1 bln., dapat 3 bln., dapat pula satu purnama di Bekasi. Serta yakinlah, saat anda ajukan pertanyaan ke calon kantor tentang kapan dapat masuk, jadi jawabannya yaitu “tunggu NIP“‘. Bila dicecar selanjutnya “kapan NIP-nya keluar? ”, jadi jawabannya yaitu “masih di BKN“.

Janganlah bertanya sekali lagi, karna tentu diminta bertanya ke BKN. BKN ini mengurus seabrek pendaftaran NIP. Satu calon NIP, itu cuma sehelai jarum di tumpukan jerami. Jadi, jangan sampai menelepon BKN cuma untuk ajukan pertanyaan nasib anda. Dasarnya, sabarlah — itu saja. Atau bila ingin mencari sedikit kepastian, tengok-tengoklah media sosialnya BKN. Adminnya dengan baik hati terkadang nge-tweet up-date jumlah berkas NIP yang usai dikerjakan.

2. Sepanjang statusmu masih tetap jadi CPNS, sepanjang tersebut anda mesti melakukan masa ‘prihatin’. Pintar-pintarlah menabung, karna berapapun upah yang anda terima, cukup tidak cukup ya mesti cukup!

Sangkanya ini sesuai sama prinsip paling utama kabinet yang berbunyi, “KERJA! KERJA! KERJA! ”. Cermati dengan saksama, 3x perintah untuk kerja, tetapi tak ada sekalipun perintah untuk GAJIAN. Bila memanglah ada, pasti bunyinya jadi :

“KERJA! KERJA! GAJIAN! ”.

Mekanisme keuangan di negeri ini sama seperti dengan LDR sama pacar yang tinggal sekota sama mantannya — agak berliku serta tricky, plus makan saat yg tidak sebentar. Demikian telah lulus tes CPNS, selekasnya kalkulasi kembali uang tabungan anda, cukup atau untuk tidak memikul masa-masa belum juga digaji karna sistem administrasi penggajian belum juga usai.

Cocokkan juga pola hidup. Yang umum ngopi di mall, saat ini ngopi saja di tukang kopi bersepeda yang lewat dimuka mall. Bila memanglah belum juga cukup, mintalah ke orang-tua. Bagaimanapun mereka yaitu sebab paling utama anda mendaftar jadi CPNS, merekalah yang berkata, ”enak kok kelak bila jadi PNS. “, jadi mereka pasti juga ingin bertanggungjawab saat masa-masa hidupmu masih tetap belum juga enak.

Baca Juga: Contoh Surat Mutasi

Janganlah sekali-kali ajukan pertanyaan pada beberapa kawan yang telah jadi PNS, “gaji lo berapakah sich? ”. Tambah baik googling saja. Ketentuan paling baru masalah upah PNS, lantas kalikan dengan 80%, segitulah upah yang juga akan didapat. Lulusan S2, kelompok III/B, 1, 9-an juta rupiah. Cukup? Cermati, kata “cukup” dimulai oleh huruf C. Serta huruf itu yaitu hanya satu huruf yang membedakan CPNS serta PNS, jadi C itu berarti “harus cukup”!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *